Piala presiden- Berita bola Indonesia kembali geger setelah pasca tragedi Kanjuruhan Malang. Tragedi tersebut telah tersebar luas dan menarik perhatian dunia internasional. Jumlah korban jiwa yang terus meningkat hingga 180 an korban menjadikan Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Argentina sebagai negara dengan jumlah korban dalam sejarah sepak bola.
Dalam suasana duka, sepakbola Indonesia kembali digegerkan dengan berita mundurnya sang pelatih asal Korea Shin Tae-yong. Nama Shin Tae-yong menjadi trending topic di media sosial setelah ia mengancam akan mundur dari posisi pelatih timnas Indonesia jika Ketua PSSI mundur.
Reaksi netizen terbelah antara pro dan kontra soal pernyataan tersebut. Shin Tae-yong jadi pembicaraan lantaran mengeluarkan pernyataan di media sosialnya yang menyatakan bahwa ia harus mundur jika Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan turun dari jabatannya.
Shin Tae-yong Mundur?
Coach STY menyatakan bahwa semua di PSSI bekerja dalam satu tim. Itu sebabnya ia juga merasa harus mundur dari jabatan pelatih timnas Indonesia jika Ketum PSSI mundur, sebagai bentuk tanggung jawab federasi sebagai tim.
Lantas, media sosial diramaikan oleh respons netizen mengenai pernyataan Coach STY ini, nama Shin Tae-yong pun menjadi trending topic terutama di Twitter. Dukungan untuk sosok Shin Tae-yong yang belakangan ini jadi pujaan para pencinta sepak bola Indonesia, dengan cepat tak lagi bulat karena netizen terpecah menjadi pihak yang mendukung maupun kontra.
Muncul tagar #STYOut di media sosial yang juga menjadi trending topic, mengisyaratkan jika netizen ingin STY mundur dari timnas Indonesia. Pernyataan pelatih asal Korea tersebut yang berkoalisi dengan Ketum PSSI dianggap tidak menghormati ratusan korban Tragedi Kanjuruhan.
Pihak-pihak tersebut kecewa karena STY seakan pasang badan untuk melindungi Ketum PSSI saat sang ketua diminta mundur sebagai pertanggungjawaban atas tragedi kedua terburuk sepanjang sejarah sepak bola dunia tersebut.Netizen menilai bahwa mempertahankan seorang pelatih seperti STY tidak sebanding dengan nyawa korban yang berjatuhan, walaupun STY sudah membuat revolusi bersama timnas Indonesia sekali pun.
