Inilah Perbedaan Cara Kepelatihan STY Dan Indra Sjafri

Piala Presiden- Timnas Indonesia saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti gelaran tahunan SEA Games. Kali ini, Timnas U22 berada di bawah asuhan pelatig Indra Sjafri setelah beberapa tahun lalu diasuh oleh pelatih asal Korea Selaan Shin-tae yong atau yang kerap disapa STY. STY dan Indra Sjafri merupakan sama-sama pelatih yang sukses membawa perubahan besar pada Timnas.

Baru-baru ini, pelatih timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan alasan tak memanggil pemain Liga 1 yang bermain reguler ke pemusatan latihan. Menurut Indra Sjafri, para pemain Liga 1 yang sering muncul di starting line up lebih baik tetap berada di klub.

Adapun menurut sang pelatih Indra bahwa lebih bagus mereka bermain di klub daripada harus mengikuti pemusatan latihan. Indra Sjafri menampik bahwa alasan tak memanggil pemain reguler di Liga 1 karena ingin menghindari konflik. Konteks ini merujuk pada proses pemanggilan pemain di timnas U20 Indonesia besutan Shin Tae-yong yang sempat menimbulkan polemik.

STY dan Indra Sjafri

Program pemusatan latihan masih diberlakukan oleh skuad Timnas Indonesia guna mempersiapkan diri untuk SEA games. Namun, hal tersebut juga berbenturan jadwal dengan kompetisi Liga 1 yang masih bergulir. Sehingga, beberapa pemain tidak dipanggil pada pemusatan latihan.

Alasan tersebut juga disebabkan oleh karena sejumlah pemain tak dilepas klub buat menjalani pemusatan latihan timnas U20 Indonesia yang dipimpin Shin Tae-yong untuk persiapan Piala Asia U20 2023 dan Piala Dunia U20 2023. Alasan klub enggan melepas pemainnya ke pemusatan latihan timnas Indonesia lantaran masih dibutuhkan buat mengarungi kompetisi Liga 1.

Hal tersebut juga direspon dengan baik oleh pelatih Shin Taw-yong yang tengah mengasuh Timnas U20. Menurutnya, hal tersebut harus dikoordinasikan dengan baik agar tidak terjadi konflik jadwal antar para pemain. Keduanya, setuju untuk tetap membiarkan para pemain inti tetap membela klub nya di Liga 1 pada saat pemusatan latihan.

Terlebih lagi, Indra Sjafri menilai bahwa Liga 1 sudah berjalan lancar, sehingga ada baiknya pemain tetap berada di klub. Sekarang kompetisi berjalan dengan baik di Liga 1 dan saya mempersilahkan pemain yang bermain reguler buat tetap bermain di Liga 1. Sementara yang tidak bermain kita panggil, termasuk yang di Liga 1.