PSS Sleman Datangkan Pelatih Asal Rumania Hadapi Musim Depan

Piala Presiden- Liga 1 2023-2024 akan digelar sesaat lagi. Beberapa pemain inti dari klub telah kembali setelah usai membela Timnas U 22 pada perhelatan SEA GAmes di Kamboja. PSS Sleman merupakan salah satu klub Liga 1 yang telah mempersiapkan dir dengan mendatangkan sosok seorang pelatih baru asal Rumania.  Menjadi musim perdana bagi pelatih baru PSS Sleman itu, Marian Mihail.

Dikabarkan bahwa Pelatih asal Rumania tersebut telah bersiap merasakan atmosfer persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kedatangan Marian Mihail diharapkan bisa mendongkrak prestasi PSS Sleman yang jeblok dalam dua musim terakhir. Sang pelatih asal Rumania tersebut pun optimistis dirinya bisa menjawab tantangan yang ada, bermodalkan kualitas dan pengalaman yang ia miliki.

Mantan Direktur Teknik timnas Rumania itu akan bersaing dengan pelatih asing yang sudah lebih dulu angkat nama di Indonesia seperti Thomas Doll (Persija Jakarta), Luis Milla (Persib Bandung), Bernardo Tavares (PSM Makassar), dan Jan Olde Riekerink (Dewa United).

Marin Siap Melatih PSS Sleman 

Saat ini Marian Mihail percaya diri dan merasa dirinya memiliki kualitas yang tak kalah bagus dibanding deretan pelatih asing lain di Indonesia. Sebagai pelatih asing, Marian mempunyai standar, yaitu improve lebih dan saya punya tanggung jawab lebih untuk bisa menunjukkan yang terbaik untuk tim.

Selanjutnya, sang pelatih Marian juga menegaskan bahwa dirinya akan mengutamakan taktik, jadi dirinya tertarik bagaimana cara tim bertahan, menyerang, dan menguasai bola. Jadi, secara metode tidak ada masalah karena itu tergantung dari fighting spirit yang dilakukan anak-anak selama latihan maupun pertandingan. Rasa optimisme yang ditunjukkan Mihail memang wajar karena PSS terbilang aktif melakukan perekrutan pada bursa transfer pemain.

Tim beralias Super Elja telah mendatangkan pemain-pemain berpengalaman seperti Jonathan Bustos dari Borneo FC dan Esteban Viscarra dari Madura United. Di sisi lain, Marian Mihail merasa tidak ada masalah dalam proses adaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia. a mengaku sudah mengerti gaya permainan yang diusung tim-tim asal Indonesia berkat pengalaman membesut klub asal Vietnam, Thanh Hoa.

Bersama Than Hoa, Marian Mihail beberapa tahun lalu pernah meladeni Bali United di ajang AFC Cup. Ia pun jadi mengerti atmosfer sepak bola Indonesia. Ketika Marian masih di Vietnam pada 2018, saya menghadapi Bali United di AFC (Cup). Jadi dirinya sudah tahu bagaimana fan dan media mempunyai keinginan di Indonesia. Marian Mihail pun terkesan dengan dukungan yang diberikan suporter fanatik PSS, Sleman Fans dan Brigata Curva Sud.