Piala Presiden- Tim ASEAN All Stars mencetak sejarah dengan mengalahkan klub raksasa Inggris, Manchester United, dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (28/5/2025). Dalam laga tersebut, dua pemain asal Indonesia turut memperkuat tim ASEAN dan menunjukkan performa yang patut diapresiasi.
Salah satu sorotan utama adalah penampilan solid dari bek muda Persib Bandung, Kakang Rudianto. Ia baru masuk ke lapangan pada menit ke-68 menggantikan Irfan Fandi, pemain bertahan asal Singapura. Meski tampil sebagai pemain pengganti, Kakang tampil konsisten dan penuh semangat, mengawal sisi kanan pertahanan dengan baik hingga peluit panjang dibunyikan.
ASEAN ALLSTAR Kalahkan MU 1-0
Pemain yang telah mencatatkan satu penampilan bersama Timnas Indonesia ini berhasil meredam serangan-serangan Manchester United, khususnya dari winger muda mereka, Alejandro Garnacho. Tidak hanya bertahan, Kakang juga mencatatkan aksi penting ketika memblok tembakan keras dari Chido Obi pada menit ke-79, yang bisa saja menyamakan kedudukan.
Masuknya Kakang ke dalam skuad ASEAN All Stars merupakan panggilan mendadak, menggantikan Asnawi Mangkualam yang harus memenuhi panggilan tugas bersama Timnas Indonesia. Meski demikian, ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan penampilan tangguh yang membantu tim menjaga keunggulan.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh striker Timnas Myanmar, Maung Maung Lwin, pada menit ke-71. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihentikan oleh kiper Manchester United, Tom Heaton. Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan 1-0 untuk ASEAN All Stars.
Selain Kakang Rudianto, satu lagi pemain asal Indonesia, Malik Risaldi, juga tampil dalam laga ini. Meski tidak mencetak gol, kehadiran Malik turut memperkuat lini serang dan memberikan tekanan tambahan kepada pertahanan lawan.
Kekalahan ini menambah deretan hasil buruk yang dialami Manchester United, yang sebelumnya menutup musim Premier League 2024/2025 dengan posisi di papan bawah klasemen. Sementara itu, kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemain ASEAN, termasuk dua wakil dari Indonesia, yang menunjukkan bahwa talenta sepak bola regional mampu bersaing di level internasional.
