Piala presiden- Bulan November merupakan bulan dimana Ketua umum PSSI dan pihak PT. Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melaksanakan Liga satu yang sebelumnya direncanakan pada awal bulan Oktober.
Pada bulan Oktober lalu, pihak PSSI tidak mendapatkan izin melakukan pertandingan dari pihak Kepolisian meskipun tanpa kehadiran para pendukung masing-masing klub.
Keputusan PSSI yang terpaksa menunda pelaksanaan kompetisi musim ini, baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 hingga awal 2021 mendapat tanggapan dari penyerang Sriwijaya FC, Alberto Goncalves.
Sebagai pemain, Beto mengaku sedih sekaligus lega dengan ketidakpastian kapan jadwal liga Indonesia dapat dilangsungkan lagi. Kesedihan Beto berawal dari kerinduannya bermain sepak bola.
Meskipun saat ini Sriwijaya FC, tim yang dibelanya tersebut bertanding di liga dua, namun Beto belum bermain bola lagi semenjak bulan Maret tahun 2020 karena situasi pandemi Covid-19.
Jadwal Pertandingan Liga 2
Pada awalnya jadwal pertandingan Liga 2 akan dilangsungkan sesaat setelah Liga 1 juga berlangsung pada bulan Oktober lalu. Namun, rencana tersebut harus ditunda dulu bersamaan dengan penundaan jadwal pertandingan Liga 1.
Meski para pemain telah melakukan persiapan yang matang untuk menyambut pertandingan tersebut serta komitmen menjalankan protokol kesehatan, namun pihak kepolisian tidak memberikan izin pelaksanaan nya.
Beto merasa sedih akan situasi yang menganggu jadwal pertandingan sepakbola, namun bisa mengerti alasan kepolisian tidak memberikan izin demi mengurangi penularan virus Corona.
Perasaan Beto
Beto mengungkapkan perasaanya tentang polemik jadwal pertandingan sepak bola Indonesia yang belum pasti. Ada perasaan sedih dan perasaan lega. Setelah sebelumnya, Beto sedih karena merindukan bermain sepak bola kini Beto juga lega karena pertandingan akan dilaksakan awal tahun 2021 mendatang.
Kini sudah ada kepastian terkait kompetisi. Sebelum memutuskan untuk menunda Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 2020 sampai awal 2021, PSSI punya opsi untuk memutarnya pada November, atau Desember tahun ini.
Beto juga mengatakan bahwa yang penting ada liga, meskipun awal tahun depan, Namun para pemain tetap harus bersiap.
PSSI juga awalnya berencana untuk melaksanakan pertandingan dimulai bulan November terus Desember. Ternyata pihak Kepolisian tak kunjung memberikan lampu hijau.
Sehingga PSSI memutuskan untuk tidak melakukan pertandingan sampai pada awal tahun depan. Beto menilai keputusan tersebut sangat membantu pemain karena mereka sudah bersiap untuk November jadi seharusnya akan lebih siap lagi untuk awal tahun depan.
Pemain naturalisasi yang sempat membela skuad Garuda senior tersebut hanya berharap bisa bekerja kembali lagi untuk tim yang dibelanya, Sriwijaya FC.
