Piala presiden- Setelah berhasil menahan imbang Thailand dengan skor 2-2 pada laga pertama, Timnas Indonesia harus pasrah menerima kekalahan telak dari Vietnam di pertandingan ke dua dengan skor 0-4.
Pertandingan yang sangat sengit tersebut sangat dinanti-natikan oleh para pendukung setia Timnas, namun kebijakan yang diambil oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk memainkan para pemain muda sedang hangat diperbincangkan akibat kekalahan Timnas.
Selain itu, terdapat juga beberapa kejadian kontroversi hingga tindakan wasit yang memberikan sang pelatih Shin Tae-yong peringantan kartu kuning akibat melakukan protes yang berlebihan.
Kontroversi Kekalahan Timnas Indonesia
Kepemimpinan wasit Ahmad Alali asal Kuait tersebut diduga melakukan beberapa tindakan yang justru merugikan Timnas Indonesia. Misalnya bola yang menyentuh tangan penyerang Vietnam sebelum mencetak gol pertama ke gawang Indonesia. Selain itu berikut merupakan berbagai kontroversi yang terjadi selama pertandingan.
1. Aksi Tekel Berbahaya
Sejak awal laga pemain dari Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama bermain dengan tensi tinggi. Hal itu tak terlepas dari rivalitas kedua yang tercipta dalam beberapa tahun terakhir ditambah lagi dengan pengaruh media.
Akibatnya, banyak pelanggaran keras yang terjadi. Pemain Timnas Indonesia beberapa kali melancarkan tekel-tekel keras dengan kedua kaki terhadap para pemain Vietnam dan sebaliknya.
2. Mencekik Pemain Indonesia
Salah satu pemain Vietnam Do Duy Hanh terlihat mencekik Arhan. Aksi tersebut terjadi saat para pemain Vietnam melancarkan protes setelah insiden tekel keras Arhan ke Nguyen Tuan Anh.
Hal itu diawali karena keributan sempat terjadi di lapangan saat pemain-pemain dari kedua tim berdebat. Dalam situasi itu, terlihat cekcok terjadi antara Pratama Arhan dengan striker Nguyen Tien Linh.
3. Saddam Gaffar di kotak penalti.
Dalam situasi tertinggal 0-3, Timnas Indonesia masih berupaya untuk memperkecil ketertinggalan, kali ini lewat Egy Maulana Vikri yang sempat memiliki peluang namun hanya menyentuh mistar gawang vietnam.
PAda kesempatan tersebut lah Saddam Gaffar terjatuh di kotak penalti saat berupaya mengejar bola muntah peluang dari Egy. Tapi wasit bergeming dan tetap melanjutkan laga berjalan.
