Deretan Pemain Berdarah Indonesia Yang Berpotensi Dinaturalisasi

Piala presiden- Naturalisasi merupakan salah satu proses pemindahan kewarganegaraan yang biasa dilakukan dalam sektor olahraga terutama sepakbola. PSSI dalam sejarah nya telah sering melakukan proses naturalisasi guna memperkuat skuad Timnas.

Baru-baru ini Indonesia baru saja berhasil mendatangkan Ezra Walian yang sebelum berkewarganegaraan Belanda. Kebanyakan pemain naturalisasi Indonesia memang berasal dari negeri Belanda yang dekat dengan budaya Maluku.

Usai berhasil mendatangkan Ezra Walian, kini PSSI tengah menunggu rekomendasi dan road-map dari Pelatih Timnas Indonesia, yakni Shin Tae-yong, terkait proses pemain naturalisasi lainnya. Berikut merupakan deretan calon pemain yang bisa dinaturalisasi.

Calon Pemain Naturalisasi

1. Sandy Walsh

Sandy Salah merupakan salah satu pemain yang bisa dinaturalisasi. Saat ini ia berperan sebagai bek yang berasal dari Belanda. Sandy juga diketahui berdarah Indonesia. Usianya yang masih cukup muda, yakni menginjak 26 tahun bisa menjadi prospek jangka panjang untuk skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia.

Walsh pernah membela Timnas junior Belanda, dan turut membantu Timnas Belanda U-17 menjadi juara Piala Eropa pada 2013. Kini, bek kelahiran 14 Maret 1995 itu tengah membela klub sepakbola Belgia, KV Menchelen.

2. Kevin Diks

Pemain yang berpotensi dinaturalisasi berikutnya adalah Kevin Diks. Pemain yang satu ini juga memiliki darah campuran Indonesia dan Belanda, sama seperti Sandy Walsh. Usia Kevin Diks lebih muda dua tahun dari Walsh.

Dengan begitu, dia juga menjadi prospek jangka panjang bagi Timnas Indonesia. Diks sendiri sudah punya pengalaman apik di dunia sepakbola dengan membela sejumlah klub tersohor di liga Italia, yakni Fiorentina.

3. Syane Pattynama

Pemain berkewarganegaraan Belanda, Shayne Pattynama ini juga sempat menjadi perbincangan hangat jagat sepakbola nasional. Sosok bek asal Belanda ini pernah memperkuat tim muda di FC Utrecht.

Pattyanama bahkan sukses meraih gelar juara Liga Eredivisie U-17 bersama FC Utrecht. Usianya yang baru 22 tahun menarik untuk bisa memperkuat lini belakang Timnas Indonesia yang saat ini sedang ditangani oleh Shin Tae-yong.

4. Ragnar Oratmangoen

Pemain yang terakhir adalah Ragnar Oratmangoen. Sama seperti tiga nama sebelumnya, winger berusia 23 tahun tersebut juga berasal dari Belanda. Ragnar Oratmangoen saat ini memperkuat SC Cambuur di kasta kedua Liga Belanda. Sang pemain pun mengakui memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang memiliki keturunan Maluku.