Arema Gagal Pertahankan Reko Clean Sheet Setelah Peroleh Imbang Dari Persita

Piala presiden- Liga BRI 1 Indonesia masih berlangsung dengan hasil-hasil yang tak terduga, seperti misalnya klub Bayangkhara yang pertama kali mengamankan posisi peringkat pertama sementara dengan total poin 22 dan disusul oleh Persib Bandung dengan 19 poin.

Selanjutnya adalah rekor tak terkalahkan di kandang oleh Arema Malang harus tercoreng, setelah harus menerima kenyataan berbagi poin dengan tamunya, Persita Tangerang.

Persita Tangerang berhasil mencuri satu angka atas tim kuat Arema FC pada lanjutan BRI Lia 1 2021/2022. Pendekar Cisadane Persita bermain draw 2-2 kontra Arema dalam pekan kesembilan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021) malam.

Arema Gagal Pertahankan Clean Sheet

Kesuksesan skuad Persita Tangeran bukan hanya saja meraih poin, namun juga suatu kebanggaan dapat memecahkan rekor menggagalkan Arema mempertahankan rekor clean sheet atau menyapu bersih kemenangan sebagai tuan rumah. Adapun hasil imbang tim Singo Edan (julukan Arema FC) juga tidak terlepas dari doa dan dukungan dari suporter.

Hal tersebut diakui oleh kiper Persita, Dhika Bhayangkara yang mengatakan bahwa selain karena kerja keras semua pemain dan tim kepelatihan, suporter mempunyai andil besar dengan doa yang selalu mereka berikan sebelum pertandingan.

Dengan dukungan yang luar biasa dari para suporter, Kiper muda tersebut mengucapkan terimakasih dan berharap terus mendapatkan doa dan dukungan dari suporter meski untuk saat ini mereka tidak bisa datang langsung ke stadion.

Arema yang tergolong tim raksasa di Liga indonesia terlebih dahulu mendominasi pertandingan. Sehingga, dalam pertandingan sengit di Bantul kemarin, Persita tertinggal lebih dahulu oleh aksi striker Arema, Kushedya Hari Yudo. Namun, Ahmad Nur Hardianto sukses menyamakan skor menjadi 1-1.

Sempat bermain imbang 1-1, sayangnya gawang Dhika Bhayangkara kembali bobol oleh Dedik Setiawan. Hampir saja memenangkan pertandingan, Arema harus menerima kenyataan pahit setelah bek Edo Febriansyah menjadi pahlawan untuk Persita saat mencetak gol di menit akhir sekaligus menggagalkan kemenangan Arema.

Kiper yang pernah membela PSMS Medan ini, berharap teman-temannya mempertahankan kinerjanya di lapangan. Pasalnya, kata pemain kelahiran Kuningan ini, kompetisi masih panjang dan lawan-lawan akan dihadapi pun dipastikan semakin kuat.

Dengan perolehan hasil imbang tersebut, Persita yang saat ini di bawah naungan pelatih Widodo C. Putro kini bertengger di urutan tujuh klasemen sementara dengan nilai 13. Mereka belum terkalahkan dalam lima laga terakhir dan selanjutnya akan berjumpa PSM Makassar pada pekan ke-10.