Piala presiden- Setelah baru saja mengalami kekalahan sata melawan Persija Jakarta, kini Persib Bandung justru kembali mengalami kenyataan pahit setelah bershasil ditaklukkan oleh arek-arek malang.
Dengan kekalahan beruntun tersebut, Persib Bandung akhirnya telah mengoleksi dua kekalahan sepanjang Liga 1 berjalan. Setelah berhasil bermain imbang di awal laga dan kemudian memetik kemenangan berturut-turut, kini rekor tersebut telah runtuh.
Kekalahan Persib akan Arema FC sama seperti ketika menghadali Persija Jakarta yaitu dengan skor tipis kemenangan 1-0 untuk Arema FC. Tambahan tiga pon untuk Arema membuat Singo Edan kini naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara dengan 29 poin.
Ada Apa Dengan Persib?
Kekalahan Persib Bandung yang kedua kalinya terpaksa menggeser posisinya dari klasemen sementara BRI Liga 1 Indonesia. Sementara untuk Arema tak hanya sekadar naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022, tapi juga naik ke posisi tersebut dengan menggeser Persib Bandung dari posisi kedua.
Aremania, para penggemar Singo Edan, merasa sangat puas dengan hasil ini. Kemenangan melawan Persib menjadi yang paling bergengsi, mengingat tim tersebut merupakan satu di antara beberapa rival Arema FC.
Sebelum menghadapi Persib Bandung, beberapa pemain Arema seperti Muchtar mengatakan bahwa biasanya lawan akan gementar jika berhadapan dengan Persib Bandung, namun hasil kemenangan tersebut membuat tim nya merasa sangat bangga.
Persib merupakan salah satu rival terberat yang ada di BRI Liga 1 Indonesia saat ini. Menurut Achmad, para pengurus Persib Bandung terlalu percaya diri dengan materi pemain yang mereka miliki pada musim ini. Namun, Persib lupa jika ada kalanya sebuah tim tidak bisa menurunkan komposisi terbaiknya.
Kebetulan ketika menghadapi Arema, ada empat pemain, baik asing maupun naturalisasi, absen. Mohamed Rashid, Ezra Walian, Victor Igbonefo, dan Nick Kuipers tak ada dalam skuad yang membuat permainan Persib tak segarang biasanya.
Sebenarnya Arema FC juga dalam kondisi yang sama. Ada banyak pemain yang absen karena memperkuat tim nasional, akumulasi kartu, dan cedera. Jadi kondisi kedua tim sebenarnya sama. Aremania bahkan sempat pesimistis melihat performa timnya pada awal musim.
