Piala presiden- Berita bola Indonesia sedang ramai diperbincangkan, khususnya kritikan keras dari beberapa oknum yang mengkritisi performa Timnas Indonesia yang hanya menjadi runner-up di piala AFF 2020. Haruna Sumitro dari PSSI mengatakan bahwa Indonesia telah mencapai runner-up sebanyak 5 kali tanpa Shin Tae-yong.
Selain berita mengenai kritikan kepelatihan Shin Tae-yong, kabar menegangkan juga datang dari BRI Liga 1 yang sebentar lagi akan mempertemukan dua klub besar antara PSSI dan Arema Malang.
Laga nanti diprediksi bakal berjalan seru. Mengingat status klub Arema adalah pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini. Hebatnya lagi mereka baru sekali menderita kekalahan selama bergulirnya BRI Liga 1.
Pemain Andalan Arema
PSIS Semarang sedang berada dimasa performa terbaiknya, apalagi beberapa pemainnya merupakan pemain muda yang sedang aktif membela Timnas. Kedatangan pelatih baru rasa lama dan beberapa pemain anyar menambah rasa percaya skuad Laskar Mahesa Jenar.
Sebelum berlaga di laga ini, kedua tim sama-sama meraih kemenangan di pekan sebelumnya. Arema menang 2-0 atas PSS Sleman sementara PSIS Semarang mengatasi perlawanan Persiraja Banda Aceh dengan kedudukan tipis 1-0. PSIS kini memiliki tiga pemain andalan untuk kalahkan Arema.
1. Pratama Arhan
Bintang Timnas Indonesia ini dipastikan akan tampil di laga melawan Arema. Kehadiran Pratama Arhan di sisi kiri pertahanan PSIS tentu sangat penting. Pemain berusia 20 tahun sangat diandalkan untuk membantu serangan timnya. Selain itu, senjata lain Arhan dalam hal lemparan kedalam yang keras dan tembakan jarak jauh terukur juga bisa jadi mimpi buruk bagi Arema.
Arhan saat ini sedang dalam motivasi yang bagus. Ia ingin menunjukkan kualitas yang ia miliki. Selain untuk menunjukkan ia pantas disebut sebagai andalan Timnas, tapi hal itu perlu dilakukan untuk menarik semakin banyak klub luar negeri yang tertarik memboyongnya.
2. Septian David Maulana
Pemain berusia 25 tahun ini adalah salah satu nyawa permainan PSIS di musim ini. Tanpa kehadiran David, Mahesa Jenar kerap kehilangan kreativitas di lini tengah. Peran penting Septian David Maulana bukan isapan jempol semata. Di BRI Liga 1, pemain asli Semarang itu sudah mencetak dua gol dan lima assist untuk PSIS.
3. Flavio Beck Junior
Pemain berusia 25 tahun ini adalah salah satu nyawa permainan PSIS di musim ini. Tanpa kehadiran David, Mahesa Jenar kerap kehilangan kreativitas di lini tengah. Peran penting Septian David Maulana bukan isapan jempol semata. Di BRI Liga 1, pemain asli Semarang itu sudah mencetak dua gol dan lima assist untuk PSIS.
