Piala presiden- Berita bola Indonesia sedang hangat diperbincangkan di Indonesia, apalagi setelah hanya memperoleh peringkat ke dua pada gelaran Piala AFF tahun 2020 yang berlangsung di Singapura.
Hari ini juga, Indonesia melakoni pertandingan persahabatan dengan negara tetangga yaitu Timor Leste. Meskipun pertandingan tersebut kemungkinan besar akan dimenangi oleh Indonesia, Namun Shin Tae-yong ingatkan agar tetap disiplin dan tidak meremehkan.
Setelah bertanding melawan Timor Leste, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, sedang mengupayakan lawan latih tanding Timnas yang memiliki peringkat lebih baik daripada Timor Leste. Sedikitnya ada tiga negara yang sudah diajak, satu di antaranya adalah Kroasia.
Indonesia Lawan Kroasia?
Pertandingan melawan Timor Leste di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar akan dihitung poin untuk Timnas Indonesia dan berpengaruh untuk ranking di FIFA. Namun masih ada yang kecewa karena skuad Garuda hanya beruji coba lawan yang memiliki peringkat 196 dunia.
Sebelum menghadapi Timor Leste, Indonesia sedianya akan beruji coba dengan Bangladesh. Namun akhirnya urung terlaksana karena ada perbedaan regulasi vaksin yang dimiliki masing-masing negara.
Pada FIFA matchday berikutnya, PSSI berencana untuk beruji coba dengan negara dengan peringkat FIFA lebih tinggi dari Indonesia. Ada tiga negara yang diucapkan Ketum PSSI Moch Iriawan saat konferensi pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, sebelum pertandingan menghadapi Timor Leste.
Ketiga negara tersebut adalah Kroasia,Tajikistan, dan Uzbekistan. Jika bisa beruji coba dengan satu dari tiga negara ini, mungkin saja peringkat FIFA Timnas Indonesia bisa terkerek jauh. Apalagi Iwan Bule mengatakan target PSSI adalah Timnas Indonesia bisa bertengger di perigkat ke-150 dunia.
Menghadapi Kroasia yang memiliki peringkat 16 FIFA, tentu saja ranking Indonesia bisa lebih baik. Tapi tidak ada masalah juga jika beruji coba dengan Tajikistan yang memiliki peringkat 116 dunia atau Uzbekistan yang memiliki peringkat 84 dunia.
Ketum PSSI berkata bahwa kalau bisa menghadapi tim ini, cukup tinggi poin yang bisa didapat untuk mengincar posisi minimal bisa ranking 150 dunia. Programnya sudah ada.
