Piala presiden- Hingga saat ini stigma tentang pesepakbola Indonesia setelah gantung sepatu selalu berakhir buruk khususnya dalam bidang perekonomian. Ada yang kembali pada pekerjaan lamanya, atau bahkan mengharapkan bantuan dari orang lain. Namun, ternyata tak sedikit juga yang menjadi sukses setelah gantung sepatu.
Indonesia yang menjadi kaya raya setelah gantung sepatu. Hal itu bukan mimpi belaka, jika seorang mantan pesepak bola bisa mengatur keuangannya, setelah memasuki usia pensiun. Seperti yang disebutkan, setelah tidak menjadi pesepak bola, ternyata ada para legenda sepak bola Indonesia yang justru sukses hingga punya banyak uang saat ini.
Profesi eks pesepak bola itu pun beragam. Ada yang tetap berhubungan dengan lapangan hijau, namun ada juga yang banting setir jadi pejabat. Selain itu, dunia bisnis juga menjadi lahan empuk apalagi mereka sudah dikenal oleh berbagai masyarakat Indonesia, sehingga mempermudah pengiklananya.
Sukses Setelah Gantung Sepatu
1. Ferry Rotinsulu
Pada masanya, Ferry merupakan salah satu penjaga gawang yang membanggakan tim-nya. Meskipun sudah menapaki usia 39 tahun, Ferry Rotinsulu memang tidak lagi berhubungan dengan lapangan hiaju. Namun, ia saat ini lebih dikenal sebagai pengusaha sukses. Eks kiper Sriwijaya FC ini punya usaha rumah makan, yang diberi nama Golazo.
2. Aji Santoso
Berikutnya, ada Aji Santoso. Ya, meski tidak sepenuhnya lepas dari lapangan hijau, pria 51 tahun itu ternyata bisa sukses, meski bukan lagi menjadi seorang pesepak bola aktif. Saat ini Aji Santoso dipercaya menjadi pelatih Persebaya Surabaya. Selain itu, karena dikenal memiliki tangan dingin, ia pun berkesempatan mendirikian sekolah sepak bola. Aji Santoso juga memiliki akademi sepak bola bertaraf Internasional di Malang.
3. Vennard Hutabarat
Kemudian, ada Vennard Hutabarat. Tidak banyak yang tahu, Vennard pernah aktif di dunia sepak bola. Kebanyakan dari masyarakat kenal Vennard seorang pemain futsal. Namun, ternyata ia pernah bermain di Persija Jakarta era Mbeng Jean, Widodo C Putro, dan Rahamad Darmawan. Tetapi, karier di sepak bola ternyata kurang mulus. Setelah memutuskan pensiun, Vennard aktif di olahraga futsal.
4. Mursyid Effendi
Berikutnya adalah Mursyid Effendi, salah satu eks penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia, yang dikenal lincah di lapangan. Kariernya di dunia sepak bola Indonesia, sudah dikenal moncer. Hanya saja pada Piala AFF 1998, namanya tercoreng lantaran jadi kambing hitam pengaturan skor ketika itu. Dari situ kariernya mulai tercoreng. Mursyid pun memutuskan pensiun di tahun 2004.
Meski punya kenangan buruk di dunia sepak bola, ia tidak berhenti dari lapangan hijau. Mursyid sempat melatih sebuah sekolah sepak bola dan tim PON Jatim. Sekarang ini, diketahui Mursyid sudah menyemplung di bisnis Gelanggang Olahraga (GOR), hinga bisa raup jutaan rupiah per bulannya.
5. Jack Komboy
Berikutnya adalah mantap pesepakbola asal Papua. Kecintaan Jack Komboy terhadap tanah Papua ternyata bukan hanya di lapangan hijau saja. Eks pemain Persipura Jayapura era 2000-an awal itu memang tidak membela Mutiara Hitam lagi saat ini. Akan tetapi, saat ini ia berjuang menyampaikan aspirasi rakyat Papua.
