Piala presiden- BRI Liga 1 Indonesia hampir berakhir, namun hingga saat ini masih terdapat persaingan ketat untuk memperebutkan Juara liga tahun ini. Baru-baru ini BRI mempertontonkan pertandingan seru antara PSM kontra Persija Jakarta.
Dalam pertandingan tersebut PSM gagal meraih poin untuk mengamankan diri dari ancaman degradasi. Skuad Juku Eja ditekuk Persija Jakarta dengan skor akhir 1-3 dalam laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Senin (21/3/2022).
Kekalahan tersebut membuat PSM Makassar tetap mengoleksi 35 poin. Kekalahan itu membuat Joop Gall tanpa sungkan mengakui Persija Jakarta memang lebih pantas memenangkan pertandingan.
PSM Kehilangan 3 Poin dari Persija
Sebenarnya PSM mengawali laga dengan baik, serta mengontrol pertandignan dan sempat unggul lebih dulu. Tapi, setelah itu Persija terus menekan dan memaksa kami membuat kesalahan sehingga harus menelan kekalahan mutlak.
Menurut Joop Gall, kesalahan menonjol yang dilakukan pemainnya adalah melakukan pelanggaran yang tidak perlu di area pertahanan sehingga Persija mendapatkan peluang mencetak gol dari tendangan bola mati.
Saat Persija menyamakan skor menjadi 1-1, Joop Gall berharap hasil itu bertahan sampai jeda laga. Namun, pada akhir babak pertama, Persija mampu membalikkan keadaan. Adapun gol kedua Persija membuat kami berada dalam situasi yang sulit.
Joop Gall menambahkan situasi yang dialami PSM Makassar kian rumit setelah Persija Jakarta kembali menambah keunggulannya menjadi 3-1 lewat situasi bola mati. Pada momen ini, Joop Gall menilai para pemain terkesan kehilangan motivasi dan gairah untuk menang.
Usaha Joop Gall untuk memainkan dua striker dengan memasukkan Ferdinand Sinaga juga tak membuahkan hasil. Meski PSM gagal memperpanjang catatan tanpa terkalahkan pada lima laga sebelumnya, Joop Gall tetap yakin tim asuhannya bangkit. Khususnya saat menghadapi Persiraja Banda Aceh di pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (25/3/2022).
Dalam kesempatan yang sama, penyerang PSM Makassar, Saldy Amiruddin, yang mendampingi sang mentor mengungkapkan dirinya bersama pemain Juku Eja lainnya sudah berusaha keras untuk memenangkan pertandingan. Tapi, faktanya hasil yang diraih tidak sesuai harapan.
Secara matematis, PSM hanya butuh tambahan dua poin untuk memastikan lolos dari degradasi. Selain menghadapi Persiraja, tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini akan menantang Arema FC pada pengujung kompetisi BRI Liga 1.
