Egy dan Witan Dikabarkan Kembali ke Indonesia Demi Piala AFF 2022

Piala presiden- Setelah merumput di Eropa kurang lebih satu musim, edua pemain muda Egy Maulana dan Witan Sulaeman dikabarkan akan kembali ke Indonesia. Timnas Garuda berpeluang diperkuat Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di SEA Games 2022.

Adapun kedua pemain tersebut kabarnya sudah meninggalkan Polandia. Nama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman secara mendadak menghilang dari skuad FK Senica. Penyebabnya diklaim karena masalah finansial yang dialami klub Slovakia tersebut.

Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman bahkan sudah tak berada di Polandia lagi. Besar kemungkinan kedua pemain tersebut akan bergabung dengan skuad Timnas anak asuh sang Pelatih Shin Tae-yong.

Indonesia Kejar Gelar Juara AFF

Pelatih Shin Tae-yong memang memasukkan nama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman ke dalam skuad proyeksi SEA Games 2022. Egy dan Witan sepertinya akan bergabung dengan pemusatan latihan Timnas U-23 di Jakarta, jelang keberangkatan ke Vietnam.

Namun, sampai saat ini belum diketahui kebenaran dari rencana tersebut. Situasinya Timnas U-23 masih menggelar pemusatan latihan di Korea Selatan. Kehadiran Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman tentu bakal menjadi tambahan amunisi buat Timnas Garuda.  Apalagi skuad Garuda Muda ditargetkan meraih medali emas SEA Games.

Selain itu pihak PSSI juga percaya diri bahwa Timnas Indonesia U-23 kali ini bisa diperkuat Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri di SEA Games 2021. Bahkan, PSSI juga menargetkan pemain lain yang membela klub luar negeri untuk bisa bergabung.

Timnas Indonesia U-23 saat ini tengah berada di Korea Selatan untuk menggelar pemusatan latihan sebagai persiapan menuju SEA Games 2021. Timnas U-23 masih mengantongi satu laga sisa melawan Daejon Hana Citizen pada 27 April 2022.

Setiap pertandingan persiapan yang dilakukan di Korea juga mendapatkan dukungan penuh dari PSSI demi mempersiapakan mental dan fisik para pemain Garuda muda dalam mencapai puncak tertinggi karirnya untuk menjuarai Piala AFF yang terbesar di Kawasan Asia Tenggara tersebut.

Kemungkinan Indonesia memenangkan pertandingan tahunan tersebut semakin besar lantasan para pemain yang hendak diturunkan telah memiliki jam terbang bermain pada Piala AFF tahun sebelumnya sementara hampir semua negara ASEAN lainnya telah berada pada usia senior atau di atas 23 tahun.