Piala presiden- BRI Liga 1 sebentar lagi akan selesai, Arema Malang yang sejak awal berada pada puncak klasemen tanpa menelan kekalahan sekali pun, harus rela mengiklaskan peluang juara tersebut setelah akhirnya kalah berturut-turut.
Kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di matchday 30 BRI Liga 1, Rabu (9/3/2022) disikapi oleh Eduardo Almeida. Ia berjanji memenangkan setiap pertandingan sisa. Pada kekalahan tersebut, dua gol yang bersarang ke gawang Adilson Maringa di Stadion Ngurah Rai, Bali, lahir dari proses yang sama.
Bermula dari crossing, striker jangkung Persib, Bruno Cantanhede menyambutnya dengan tandukan kepala. Padahal, sebelum lawan Arema, Bruno sedang bermasalah dengan produktifitas gol. Striker yang direkrut Persib di pertengahan musim ini baru mencetak satu gol.
Persib Kalahkan Arema
Bruno, pemain 28 tahun asal Brasil itu sempat duduk di bangku cadangan di laga semalam. Dia baru masuk ketika striker David da Silva mengalami cedera di pengujung babak pertama. Namun, sekarang Bruno jadi pahlawan kemenangan timnya di laga krusial.
Terkait dua gol dengan proses yang sama, pelatih Arema, Eduardo Almaeda memberikan jawaban singkat. Adapun dua gol tersebut berasal dari crossing, tentu ada sebuah kesalahan karena kami tidak bisa membuang bola.
Namun pelatih 43 tahun asal Portugal ini tak ingin mencari kambing hitam. Dia tak menghakimi para pemain belakangnya yang gagal menghentikan serangan dari sektor sayap. Karena semua pemain bertanggung jawab atas gol yang bersarang di gawangnya.
Dalam laga sengit tersebut, terlihat tidak ada pemain belakang Arema yang bisa berduel udara dengan Bruno. Sehingga bola bisa diarahkan ke sebelah kiri gawang kiper Arema, Adilson Maringa. Padahal, Arema menurunkan duet pemain belakang yang kuat dalam bola atas. Sergio Silva dan Fabiano Beltrame.
Dua gol kemenangan Persib Bandung dicetak Bruno Cunha Cantanhede menit 72 dan 83. Gol tercipta melalui proses sundulan setelah menerima umpan dari sisi kiri pertahanan Arema FC.
Eduardo Almeida menuturkan sejak awal pertandingan Persib Bandung memang bermain cukup baik. Namun, di setengah babak pertama timnya sudah mulai bisa mengimbangi permainan agresif Pangeran Biru –julukan Persib Bandung.
