Piala Presiden- Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan bagi dua pemain sepak bola keturunan Indonesia, yaitu Mitchell Baker dan Luke Vickery. Keputusan tersebut diambil dalam rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang digelar pada Senin sore waktu Indonesia Barat di kompleks parlemen.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, menyampaikan bahwa persetujuan ini merupakan bagian dari proses resmi pemberian kewarganegaraan Indonesia untuk kebutuhan penguatan sektor olahraga nasional, khususnya sepak bola. Meski telah disetujui, Komisi X menegaskan bahwa keputusan tersebut disertai sejumlah catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah dan federasi sepak bola nasional.
Dalam catatan tersebut, Komisi X menekankan bahwa proses naturalisasi atlet harus dilakukan secara selektif. Pemerintah diminta mempertimbangkan kebutuhan strategis tim nasional, komitmen jangka panjang pemain, serta kejelasan kriteria yang digunakan dalam pemilihan atlet naturalisasi.
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Selain itu, aspek pembinaan dan pengembangan pemain lokal tetap harus menjadi prioritas agar tidak mengganggu sistem regenerasi pemain nasional. Komisi X juga meminta agar Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyampaikan laporan berkala terkait perkembangan program naturalisasi.
Laporan tersebut mencakup kontribusi pemain naturalisasi terhadap performa tim nasional, dampaknya terhadap prestasi sepak bola Indonesia, serta evaluasi jangka panjang terhadap kebijakan tersebut. Lebih lanjut, DPR RI menegaskan akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap implementasi kebijakan ini agar tetap sejalan dengan tujuan pembangunan olahraga nasional.
Komisi X juga mengingatkan bahwa penetapan status kewarganegaraan harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku serta melibatkan instansi berwenang sesuai prosedur. Kedua pemain, Mitchell Baker dan Luke Vickery, dilaporkan telah mengikuti sesi latihan bersama tim nasional Indonesia sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda internasional. Mereka disiapkan untuk tampil dalam ajang Piala AFF 2026 serta agenda FIFA Matchday pada Juni 2026.
Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, disebut telah memberikan penilaian positif terhadap kontribusi awal kedua pemain tersebut dalam sesi latihan. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah kedalaman skuad serta meningkatkan daya saing tim nasional di level regional maupun internasional. Dengan persetujuan ini, proses naturalisasi keduanya kini tinggal menunggu tahapan administratif lanjutan sebelum resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.
