Piala presiden- Persija Jakarta saat ini masih bertengger di peringkat ke-lima di kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Madura United masih menjadi pemimpin klasemen puncak hingga saat ini. Persija yang selam ini dikenal sebagai salah satu tim terkuat di BRI Liga 1 Indonesia, harus berjuang lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan. Dalam waktu dekat ini, klub kebanggaan asal ibu kota tersebut akan berhadapan dengan Persib Bandung.
Adapun dua klub ini merupakan rival sejati yang memiliki cerita manis dan pahit pada masa lalu. Sama-sama memiliki suporter yang fanatik kerap menimbulkan kericuhan pada dua belah pihak lataran tak terima tim kebanggannya mengalami kekalahan. Namun selain itu, kedua klub saling ingin mengalahkan. Inilah ynag menyebabkan pertandingan rival tersebut dinanti-nantikan.
Persija Jakarta datang ke Bandung bukan untuk kalah. Namun, tim berjulukan Macan Kemayoran itu juga tidak mudah untuk meraih kemenangan. Adapun pertandingan Persija akan menantang Persib dalam pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung pada 2 Oktober 2022. Macan Kemayoran bermodalkan bekal positif untuk melawan Persib. Andritany Ardhiyasa dkk. tidak terkalahkan sejak pekan pertama BRI Liga 1.
Rivalitas Persija dan Persib
Selaras dengan Persija, Persib juga sedang dalam tren menanjak. Kesebelasan dengan sebutan lain Pangeran Biru itu selalu memetik kemenangan dalam tiga partai terakhir. Soal pemain muda, Persija Jakarta mempunyai lebih banyak darah segar yang mengilap ketimbang Persib. Berikut Bola.com merangkum tiga youngster Macan Kemayoran yang bisa berbahaya buat tuan rumah.
Nama pemain muda tersebut adalah Muhammad Ferarri yang merupakan permata paling berharga Persija Jakarta. Bek berusia 19 tahun itu tidak tergantikan di lini belakang Macan Kemayoran. Ferarri selalu bermain untuk Persija dalam delapan pekan BRI Liga 1, dengan tujuh di antaranya sebagai starter sebelum dipanggil ke timnas U-20 dan Timnas Indonesia. Terbaru, Ferarri baru saja mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia setelah bermain selama 17 menit ketika beruji coba dengan Curacao pada 27 Septemnber 2022.
Banyak orang yang tidak tahu Frengky Missa itu siapa sebelum pelatih Persija, Thomas Doll memercayakannya sebagai penerus Ismed Sofyan di pos bek sayap dan wingback kanan. Pemain berusia 18 tahun itu membayar kesempatan yang diberikan Thomas Doll dengan konsistensi permainan di musim ini.
Berikutnya adalah Frengky Missa yang telah bermain enam kali dan menorehkan sebiji gol buat Persija sebelum pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong menyertakannya ke Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Start Alfriyanto Nico bersama Persija di musim ini agak lambat. Maklum, winger berusia 19 tahun itu lebih banyak sibuk dengan Timnas Indonesia U-19.
