Piala presiden- Pertemuan antara Persija dan PSM di babak semifinal merupakan salah satu yang paling menegangkan selama Piala Menpora bergulir.
Pasalnya setelah bermain sebanyak dua kali (home/away) kedua tim tersebut tidak mampu menciptakan satu gol pun. Sehingga wasit menentukan sistem adu penalti untuk memutuskan satu tim yang akan lolos ke final.
Bermain dengan skuat inti kedua tim bermain saling jual beli serangan, namun skor 0-0 juga tak luput dari kegesitan kedua penjaga gawang masing-masing tim yang mampu menjaga gawang nya tanpa kebobolan.
Persija Lolos ke-Final Setelah Kalahkan PSM
Persija Jakarta dipastikan lolos ke babak final dan akan bertemu dengan pemenang antara Persib Bandung kontra PSS Sleman yang akan berlangsung hari ini.
Sepuluh menit terakhir di waktu normal, kedua tim saling serang. Namun PSM lebih dulu membangun serangan, tetapi selalu terhenti sebelum berhasil masuk ke kotak penalti.
Peluang PSM sebenarnya banyak terjadi pada menit-menit akhir apalagi setelah bek Persija Otavio Dutra harus keluar lapangan dengan terpincang pada menit ke-88 dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Pada menit ke-89, Yabes Roni melakukan tendangan keras yang mengarah ke gawang Persija. Namun kiper Andritany berhasil menangkap bola sepakan Yabes tersebut.
Pada menit ke-90, PSM pagi-lagi mendapatkan peluang emas. Tendangan sudut Rasyid Bakrie yang mengarah ke depan gawang berhasil disambut Zulham Zamrun dengan sundulan kepala, tetapi bola masih melambung ke atas mistar gawang. Hingga peluit berbunyi skor imbang 0-0.
Kemenangan Persija merupakan hasil kerja keras tim, tetapi karena kemenangan tersebut diraih dari ajang adu penalti, maka kiper Andritany Ardhiyasa lebih disoroti karena mampu menggalakan upaya PSM sebanyak dua kali.
Sehingga meskipun PSM sempat unggul dalam adu penalti ini, namun faktor kegagalan para eksekutor PSM mencetak gol malah justru memberikan kemenangan kepada Persija Jakarta.
Adapun hasil dari adu penalti antara Persija dan PSM adalah 4-3 untuk kemenangan Persija yang berlangsung di stadion Manahan Solo. Pelatih Persija, Sudirman menjelaskan bahwa pertemuan tersebut sangat menegangkan dimana anak asuhnya sempat tertinggal tiga kali sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.
Susunan pemain:
Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa(PG); Alfath Faather (Nico Saputra ’73), Otavio Dutra (Sandi Sute ’88), Tony Sucipto, Yann Motta; Marc Klok, Novri Setiawan, Osvaldo Haay, Riko Simanjuntak, Rohit Chand; Marko Simic
PSM Makassar: Hilman Syah (PG); Erwin Gutawa, Hasyim Kipuw, Zulkifli Syukur; Abdul Rahman, Arfan, Rizky Eka (Zulham Zamrun ’54), Rasyid Bakri, Sutanto; Patrich Wanggai (Saldi ’54), Yakob Sayuri
