Piala Presiden- Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bersama asisten pelatihnya, Alex Pastoor, melakukan kunjungan langsung ke Bali United Training Center di Gianyar, Bali, pada Rabu (21/5/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka persiapan pemusatan latihan menjelang lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kehadiran Kluivert dan Pastoor di fasilitas latihan milik Bali United tersebut menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun fondasi kuat bagi skuad Garuda. Timnas Indonesia dijadwalkan mulai menggelar pemusatan latihan di lokasi tersebut mulai 26 Mei 2025. Agenda ini menjadi bagian penting dalam strategi pelatih asal Belanda tersebut untuk mematangkan persiapan tim menghadapi dua laga krusial.
Kunjungan Kluivert ke Bali
Pada 5 Juni mendatang, Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pertandingan ini menjadi penentu penting dalam perjalanan Timnas di Grup C. Setelah itu, tim akan terbang ke Jepang untuk menghadapi tuan rumah di Suita City Football Stadium pada 10 Juni 2025 dalam laga pamungkas fase grup.
Dalam persiapan menghadapi dua laga penting tersebut, Kluivert telah memanggil 32 pemain untuk bergabung dalam pemusatan latihan. Beberapa nama sudah terlihat berada di Bali, memanfaatkan waktu luang untuk berlibur sambil menunggu sesi latihan dimulai. Di antaranya adalah gelandang muda Marselino Ferdinan yang kini memperkuat Oxford United di Inggris, serta bek tangguh Asnawi Mangkualam dari Port FC di Thailand.
Kluivert menyatakan bahwa kunjungan ini tidak hanya untuk memeriksa kesiapan fasilitas, namun juga untuk memastikan seluruh aspek teknis dan fisik dapat menunjang misi besar Timnas Indonesia: lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa dirinya dan tim pelatih telah menyiapkan program latihan intensif dan strategi matang agar Timnas tampil maksimal.
Dengan pengalaman internasional yang dimiliki serta dukungan penuh dari federasi, Kluivert optimistis dapat membawa Garuda mencetak sejarah baru dengan menembus panggung tertinggi sepak bola dunia. Ia juga berharap semangat dan disiplin para pemain dapat menjadi fondasi utama menuju pencapaian tersebut.
Dukungan publik dan performa konsisten akan menjadi kunci bagi Indonesia untuk lolos dari babak kualifikasi dan mewujudkan impian berlaga di Piala Dunia 2026.
