Pemain lokal Terlama di Liga Indonesia

Piala presdien- Olahraga sepak bola merupakan salah satu jenis olahraga yang paling banyak digemari di dunia termasuk salah satunya Indonesia.

Liga Indonesia merupakan liga satu Indonesia yang merupakan kelas tertinggi dalam ajang sepak bola Indonesia yang dinaungi oleh PSSI.

tidak jarang pula setiap klub di liga Indonesia mendatangkan pemain asing untuk memperkuat klub nya masing-masing demi menjuarai liga paling bergengsi di tanah air tersebut.

Persaingan pun semakin kompetitif mengingat banyknya pemain muda yang bermunculan kepermukaan baik jebolan SSB ternama maupun seleksi langsung oleh beberapa pelatih.

Sehingga tidak mudah bagi pemain lokal untuk tetap eksis di Liga Indonesia ketika usia telah memasuki pengujung kepala tiga. Hanya beberapa pemain yang mampu bertahan, namun harus rela pula jadi penghangat bangku cadangan.

Pemain Lokal Terlama Bermain Di Liga Indonesia

1. Ismed Sofyan (1997-Sekarang)

Bagi anda yang termasuk kelahiran 2000-an tentunya telah mengenal Ismed Sofyan dengan tendangan bebas serta umpan-umpannya yang akurat.

Ismed menjadi pemain sepakbola paling awet di Liga Indonesia saat ini yang bermain sejak tahun 1997.

Adapun klub pertama yang merekrut Ismed Sofyan adalah PSBL Langsa. Ismed membela klub itu selama setahun sebelum hijrah ke Persiraja Banda Aceh pada 1998-2000.

Namun tak lama kemudian, tahun 2020 Persijatim memboyong Ismed Sofyan ke Ibu kota. Kemudian dua tahun setelahnya dibeli oleh Persija Jakarta hingga saat ini.

Karir cemerlang Ismed Sofyan banyak dihabiskan bersama tim berjulukan Macam Kemayoran tersebut.

Kontribusi Ismed pada klub menjadikannya sebagai ikon klub dan lama menjadi kapten tim. lebih lagi di usianya yang sudah berkepala tiga masih mempersembahkan gelar juara tahun 2018.

2. Maman Abdurrahman (19 Tahun)

Maman Abdurrahman juga merupakan salah satu pemain lokal yang lama memperkuat klub maupun Timnas Indoensia selama 19 tahun sepanjang karirnya.

Karir sepakbolanya berwala tahun 2001 bersama klub Persijatim bersama Ismed Sofyan hingga tahun 2005.

Kemudian Maman hengkang ke PSIS Semarang. Klub besar Jawa Tengah tersebut mampu menjadikan Maman sebagai pemain terbaik tahun 2006 dan merupakan masa-masa emas-nya.

Maman hanya memperkuat PSIS Semarang selama tiga tahun, Kemudian Maman hijrah ke Persib Bandung pada tahun 2008 hingga 2013.

Kariernya sempat terancam berakhir ketika pindah ke Sriwijaya FC pada 2014 karena mengalami cedera parah.

Klub Persita Tangerang lah menyelamatkan karir Maman pada 2015 sebelum Persija Jakarta akhirnya meminang pemain senior tersebut tahun yang sama.

Selama kurun waktu 19 tahun, Maman telah berkancah di Liga Indonesia. Saat ini, Maman masih dipercaya Persija di usianya yang menginjak 38 tahun.

3. Hamka Hamzah

Sama seperti Maman, Hamka Hamzah juga telah bermain di Liga Indonesia selama 19 tahun. Hamka memulai karirnya bersama PSM Makassar tahun 2001.

Namun, hanya berselang setahun Hamkah memutuskan untuk hijrah ke Persebaya Surabaya.

Keseluruhannya, Maman telah 11 kali berganti klub sepanjang kariernya. Torehan terbaiknya ialah meraih trofi Liga Indonesia bersama Persipura Jayapura pada 2010/2011.

Hamka Hamzah bersama dua pemain legendaris sebelumnya juga pernah lama memperkuat Timnas Indonesia dalam berbagai ajang kompetisi bergengsi.

4. I Made Wirawan

I Made Wirawan telah bermain sepakbola sejak tahun 2002 yang awalnya memperkuat Perseden Denpasar sebagai Kiper utama.

Namun, karirnya berkiprah mulai tahun 2006 bersama Persiba Balikpapan, yang dibelanya selama enam tahun.

Sejak 2012, Made memutuskan membela Persib Bandung dan selama delapan tahun di Kota Kembang, ia berhasil menyabet trofi Liga Indonesia pada 2014.