Piala presiden- Meskipun Liga 1 Shopee Indonesia telah mandek sejak bulan Maret lalu, namun sebelumnya beberapa Klub seperti Persija telah menetapkan para pemainnya.
Sebelum Liga 1 musim 2020 bergulir, klub asal Ibu kota tersebut sudah memutuskan daftar para pemain yang akan membela Persija sepanjang musim 2020.
Pemain Yang Dilepas
Tim Macan Kemayoran sudah memastikan nama-nama yang dipertahankan untuk mengarungi Liga 1 2020 musim depan.
Salah satunya adalah ikon Persija, Bambang Pamungkas alias Bepe, telah menyatakan gantung sepatu jelang akhir musim Liga 1 2019 kemarin.
Ada juga sejumlah pemain lainnya yang dipastikan tidak akan memperkuat tim ibu kota pada musim 2020.
Sejauh ini, ada empat nama yang tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen Persija, yaitu Rahmad Hidayat (gelandang), Fitra Ridwan (gelandang), Dany Saputra (bek), dan pemain gaek Maman Abdurrahman (bek).
Sementara itu, ada dua pemain asing yang tidak diperpanjang oleh Manajemen Persija yaitu Alexandre Realme Xandao (bek) berkewarganegaraan Brazil dan Joan Thomas Compasol (gelandang) asal Spanyol.
Bermain di Persija Jakarta merupakan pengalaman Xandao menjajaki karir sepakbola di Asia.
Berbeda dengan pemain asing fenomenal, Marco Simic yang tetap dipertahankan oleh Persija untuk memperkuat musim 2020.
Pemain Yang Diperpanjang
Pemain lokal Persija yang dipertahankan adalah Andritany Ardhiyasa, Shahar Ginanjar, Adixi Lenzivio, Ryuji Utomo, Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanussa.
Selain itu ada juga nama Sandi Darman Sute, Ramdani Lestaluhu, Tony Sucipto, Riko Simanjuntak, Feby Eka Putra, Novri Setiawan, dan Heri Susanto.
Salah satu pemain Persija yang dipertahankan, Heru Susanto mengungkapkan kegembiraannya setelah masuk daftar pemain Persija Musim 2020.
Persija sudah mengalami ketatnya persaingan sepanjang musim Liga 1 tahun 2019, sehingga musim baru ini diharapkan para pemain yang terpilih akan mampu merebut gelar juara lagi.
Namun, sayangnya strategi dan daftar pemain baru Persija tersebut hanya bertanding beberapa bulan saja, sebelum situasi pandemi menghentikan semua aktivitas sepakbola sejak bulan Maret lalu.
Nasib para pemain tersebut harus menunggu hingga awal tahun 2021 untuk melanjutkan liga 1 Shopee.
Pasalnya hingga saat ini pihak Kepolisian belum memberikan izin mengadakan pertandingan yang menimbulkan kerumunan sampai awal tahun 2021.
