Piala presiden- Babak baru sepakbola Indonesia baru saja di mulai yang bertajuk BRI Liga 1. Untuk sementara ini, Bali United berdiri kokoh di puncak klasemen liga papan atas tanah air tersebut.
Beberapa Tim unggulan lainnya juga tengah menysul seperti PSIS Semarang dan Persia Jakarta yang baru saja bertanding dengan penuh persaingan yang sangat ketat. Namun, Persija Jakarta dan PSIS harus puas berbagi poin dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Persija Jakarta tampak bisa meraih kemenangan mudah atas PSIS Semarang setelah Otavio Dutra membuka keunggulan untuk Macan Kemayoran pada masa injury time babak pertama dan digandakan oleh Marko Simic pada menit ke-49.
PSIS Tahan Imbang Persija
Meskipun sempat tertinggal dua gol dari Persija, Namun PSIS Semarang belum mau menyerah. Bermain dalam guyuran hujan deras pada babak kedua, Mahesa Jenar justru berhasil mencetak dua gol penting lewat Hari Nur Yulianto dan gol bunuh diri Rohit Chand pada menit ke-71 dan 88′.
Kebangkitan PSIS Semarang ini tentu menjadikan ritme pertandingan semakin fenomenal. Bukan hanya bangkit untuk mengejar selisih gol, PSIS Semarang berhasil menggagalkan kemenangan pertama Persija di BRI Liga 1 2021/2022.
Dengan demikian, Ini merupakan hasil imbang kedua Macan Kemayoran setelah pada laga pekan pertama Persija juga berbagi satu poin dengan PSS Sleman setelah laga berakhir imbang 1-1.
Adapun faktor keberhasilan PSIS Semarang bangkit dalam laga kontra Persija juga tentu dipengaruhi oleh keberadaan pemain penting. Dialah Jonathan Cantillana sebagai pemain yang layak menjadi man of the match dalam pertandingan kali ini.
Dua gol penyama kedudukan tercipta oleh Hari Nur Yulianto dan gol bunuh diri Rohit Chand. Jika diperhatikan, skema pemainan yang berbuah gol ini berawal dari titik yang sama, yaitu tendangan bebas dari sisi kiri.
Jonathan Cantillana adalah pemain yang mengeksekusi tendangan bebas dari sisi sayap tersebut. Dua kali sepakannya dari tepi lapangan mengarah ke jantung pertahanan Persija dan berbuah gol.
Dalam momentum gol yang dicetak Hari Nur Yulianto, Jonathan Cantillana mengirimkan bola yang tepat mengarah kepada Andritany Ardhiyasa yang gagal menangkap bola dengan baik sehingga bergerak liar dan disambar oleh Hari Nur Yulianto yang berada di depan gawang.
Sementara untuk gol kedua PSIS, skema tendangan bebas Jonathan Cantillana terjadi lagi. Namun, kali ini sedikit berbeda karena sepakan Jonathan mengarah ke gawang dan berusaha dihalau oleh Yann Motta yang meluncur dan menghalau dengan kaki kanannya.
Gol tersebut jelas menjadi puncak kekesalan pemain Persija yang sudah membayangkan tiga poin di depan mata. Bagi PSIS, dua sepakan tendangan bebas Jonathan Cantillana adalah momentum yang bagus sebagai penentu keberhasilan mereka meraih satu poin.
