PSS Sleman Alami Kekalahan Pahit Dari Persikabo 1973

Piala presiden- BRI Liga 1 Indonesia masih berlangsung dan berhasil menarik jutaan pecinta bola tanah air. Baru-baru ini, PSS Sleman yang sedang tergolong klub papan atas harus mengakui ketangguhan lawannya Persikabo 1973. Dengan kekalahan ini, PSS Sleman gagal melanjutkan tren positif mereka pada laga tandang. Bermain di kandang Persikabo 1973, Kamis (15/9/2022), PSS takluk 0-2.

Adapun dua gol Persikabo tercipta pada babak pertama. Bek tengah PSS, Tallyson Duarte melakukan gol bunuh diri pada menit ke-30. Sementara keunggulan Persikabo 1973 bertambah pada menit ke-38. Kemudian tendangan bebas yang dieksekusi Bruno Dybal membuat Try Hamdani Goentara tak berkutik.

Selanjutnya, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mencoba bereksperimen. Ia memainkan formasi 3-5-2 untuk meredam permainan tuan rumah. Namun, eksperimen yang dilakukan Seto tak berjalan mulus. Sehingga harus menelan konsekuensi didominasi oleh Persikabo.

PSS Sleman Kalah Dari Persikabo

Meskipun mengalami kekalahan, namun sang pelatih PSS Sleman mengucapkan selamat atas kemenagan Persikabo. Sebenarnya di babak pertama PSS Sleman sudah mencoba mengantisipasi dengan mengubah skema dari biasanya menjadi hampir sama dengan Persikabo dengan 3 pemain di belakang.

Pada masa konferensi setelah pertandingan, sang Pelatih mengungkapkan bahwa eksperimen yang dilakukan sempat berjalan cukup apik di awal babak pertama. Boaz Solossa dan Irkham Mila yang berduet di lini depan mampu merepotkan lini belakang Persikabo 1973.

Sejak awal babak pertama sebenarnya bisa sedikit meredam artinya sampai pertengahan babak pertama, cuma memang di babak pertama ada beberapa pemain PSS Sleman yang diluar perkiraan tampil tidak begitu baik. Hal itu membuat Seto melakukan perubahan di babak kedua. Seto memasukkan Miftahul Hamdi dan Derry Rachman di babak kedua. Hamdi dan Derry menggantikan posisi Nurdiansyah dan Ibrahim Sanjaya.

Dengan demikian babak kedua PSS mencoba mengubah formasi harapannya bisa menyusul ketertinggalanm Memang ada beberapa momen, lagi-lagi memang ada yang harus kamu perbaiki. Sementara itu gelandang bertahan PSS Sleman, Manda Cingi menyatakan kekecewaan kekecewaannya mengenai hasil ini. Sebab, rekor tak terkalahkan PSS di laga tandang pada BRI Liga 1 musim ini akhirnya pecah juga.