Respon Kemenpora Terhadap Isu Lelang Jabatan Manager Timnas U-20

Piala presiden- Sepakbola Indonesia dibangun atas keinginan mulia yaitu untuk mengharumkan nama Indonesia ke seluruh dunia melalui salah satu ajang olahraga tersohor di dunia (sepakbola).

Salah satu bentuk nyata keseriusan pemerintah Indonesia dalam mengembangkan dunja sepakbola tanah air direalisasikan dengan dibentuknya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kemenpora bertanggungjawab atas pembentukan dan fasilitator terhadap sumber daya manusia yang akan mewakili Indonesia melalui berbagai ajang cabang olahraga termasuk Sepakbola.

Bukan hanya membantu dari segi pendanaan pelatihan nasional, tapi Kemenpora juga membantu dalam pengawasan terhadap kemajuan sepakbola tanah air yanh berada dibawah PSSI.

Isu Lelang Jabatan Di Timnas U-20

Dalam waktu dekat yaitu enam bulan lagi, Timnas Indonesia U-20 akan melakoni kualifikasi ajang sepakbola paling bergengsi yaitu piala dunia U-20.

Namun, baru-baru ini ada isu tak menyenangkan tersebar bahwa adanya isu pelelangan jabatan manager Timnas U-20 oleh PSSI yang sampai menarik perhatian dari Kemenpora.

Isu tentang lelang jabatan oleh PSSI ini pertama kali diberiyakan oleh seorang wartawan senior, Joseph Erwiyantoro yang sudah lama mengkritisi dinamika PSSI.

Joseph Erwiyantoro menjelaskan kronologi pelelangan jabatan tersebut lewat akun media sosial Facebooknya, cocomeo reborn yang dapat diakses oleh publik.

Dalam poatingannya, Joseph menyebutkan nama Dodi Reza Alex Noerdin bahkan telah membayar sekitar Rp 1 miliar untuk jabatan manager Timnas U-20.

Dijelaskan juga bahwa pembayaran tersebut dilakukan oleh dodi setelah dirinya melakukan pertemuan dengan pihak PSSI sebanyak empat kali.

Bahkan, proses pertemuan tersebut pernah dihadiri oleh Kerua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau kerap disapa dengan Iwan bule.

Respon Kemenpora

Postingan Wartawan Joseph tersebut langsung tersebarluas dan berhasil menarik perhatian pihak Kemenpora.

Kementerian Pemuda dan Olahraga mengungkapkan keprihatinannya terhadap adanya isu lelang jabatan dan menegaskan akan mengambil sikap setelah memastikan kebenaran tersebut dari laporan sejumlah pihak.

Sekertaris Kemenpora, Gatot Dewa Broto juga menjelaskan hal yang sama bahwa pihak Kemenpora tinggal menunggu laporan lengkap sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.

Dalam tanggapan lain, Gatot juga percaya bahwa meskipun isu tersebut benar atau tidak maka tidak akan berpengaruh pada peraiapan Piala Dunia U-20.

“Timnas U-20 masih dalam proses persiapan, jadi tidak terganggu dengan isu lelang jabatab manager yang sedang diselidiki”, ujar Gatot.