Piala Presiden- Penampilan impresif Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta di awal musim BRI Super League 2025/2026 mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Kiper muda yang juga memperkuat Timnas Indonesia ini menunjukkan performa gemilang saat timnya menahan imbang juara bertahan Persib Bandung dengan skor 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025).
Dalam laga tersebut, Cahya menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan penalti Marc Klok menggunakan refleks kakinya yang luar biasa. Berstatus sebagai penjaga gawang utama PSIM, Cahya berhasil membantu tim berjuluk Laskar Mataram menghindari kekalahan di kandang.
Sosok Kiper Cahya Supriadi
Meski baru berusia 22 tahun, pemain asal Karawang ini telah menjadi kiper lokal termuda yang rutin menghiasi daftar starter di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim ini. Dari tiga pertandingan awal, Cahya telah mencatat satu kali nirbobol, saat PSIM menundukkan Persebaya Surabaya 1-0.
Dua laga lainnya berakhir imbang 1-1 melawan Arema FC dan Persib Bandung, dengan hanya dua gol yang bersarang ke gawangnya. Di luar klub, Cahya saat ini tengah menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23 di bawah arahan pelatih Gerald Vanenburg, sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Keterlibatannya di timnas kelompok usia bukanlah hal baru.
Sejak usia muda, Cahya sudah menjadi langganan dipanggil memperkuat Garuda Muda di berbagai level. Namanya mencuat sejak membela Timnas U-19 dan U-20 asuhan Shin Tae-yong. Pada ajang Piala AFF 2024, ia dipercaya tampil di tiga laga dan mencatat satu clean sheet. Sebelumnya, pada 2022, Cahya tampil dalam lima laga di Piala AFF U-19 serta dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-20.
Karier sepak bolanya bermula saat bergabung dengan tim muda Persija Jakarta U-16 pada 2018. Ia kemudian naik ke level U-18 dan turut membawa tim meraih posisi ketiga Liga 1 U-18 musim 2019. Namanya semakin diperhitungkan ketika promosi ke skuad senior Persija pada musim 2021/2022, meski hanya menjadi pelapis di bawah kiper-kiper berpengalaman.
Musim lalu, Cahya membela FC Bekasi City di Liga 2 dan tampil solid dengan torehan delapan clean sheet dari 16 pertandingan. Kini bersama PSIM, ia membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu penjaga gawang masa depan Indonesia.
