Piala Presiden- Lima tahun terakhir ini adalah masa emas sepakbola Indonesia, mulai dari Timans junior hingga senior tampaknya memiliki segudang pemain diatas rata-rata yang mampu bersaing dikancah ASEAN dan Asia. Setelah Timnas senior lolos ke putaran ke-3 kualifikasi Piala Dunia, kini Timnas U-19 baru saja memulai langkahnya di Piala AFF U-19. Indonesia menghadapi Filipina pada laga perdananya.
Timnas Indonesia-19 berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Filipina dengan skor meyakinkan 6-0. Ada sisa cerita dari kemenangan telak timnas U19 Indonesia melawan Filipina babak penyisihan Grup A Piala AFF U19 2024 yang berakhir 6-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Kota Surabaya, Rabu (17/7/2024) malam.
Bek muda asal Bali, Kadek Arel Priyatna, melakukan rangkaian selebrasi yang mencuri perhatian seusai mencetak gol ketiga timnas U19 Indonesia. Ia berhasil menyambar tendangan pojok dengan kepalanya dan membelokkan laju bola ke arah gawang Filipina. Pantulan bola sempat mengenai kaki beberapa barisan pertahanan lawan.
Kemenangan Indonesia 6-0 Atas Filipina
Kadek kemudian menjelaskan terjadinya gol yang diciptakannya karena bola cukup deras, bola masuk dan menggetarkan jala gawang Filipina yang dikawal Castro Alonso. Gol yang dicetak Kadek pada menit ke-28 tersebut mengantarkan Garuda Muda unggul 3-0. Usai mencetak gol tersebut, ia berlari sambil berteriak ke arah kerumunan suporter sambil disusul rekan-rekannya.
Setelah itu, ia maju ke salah satu kamera dan membuat gestur tangan berbentuk huruf S. Kemudian, ia mengeluarkan decker atau pelindung tulang kering kakinya sembari menghadapkan ke kamera. Dia menunjukkan foto dalam decker yang dipakai. Dia sebelah kanan, foto ia dan keluarga dan yang kiri merupakan kekasih hatinya.
Selebrasi ini merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungnya. Kadek Arel sendiri menjadi salah satu pemain paling yang tampil menonjol di Piala AFF U19 2024 ini. Selain menjaga pertahanan, ia juga membantu penyerangan. Dia terasah bersama Bali United dan timnas kelompok usia yang dijalani dengan intensitas berbeda. Ia telah mencatatkan empat penampilan bersama timnas U23 Indonesia, tujuh penampilan bersama timnas U20, dan timnas Indonesia untuk Olimpiade.
Di level klub, pemain kelahiran Denpasar itu rutin mendapatkan menit bermain di Bali United. Sepanjang musim 2023-2024, ia tampil 23 pertandingan dengan total 1.912 menit. Perbedaannya paling cuma waktu di liga lebih senior, jadi kita harus lebih cepat antisipasinya, jadi mungkin saat main di sini saya sudah banyak belajar di liga.
