Piala presiden- Tim nasional Indonesia kini memiliki berbagai divisi sesuai dengan kriteria umurnya. Pengelompokan berdasarkan usia tersebut sangat membantu untuk mempersiapkan para pemain sejak muda secara konsisten.
Saat ini PSSi masih memberikan kepercayaan penuh pada pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong untuk melatih Timnas U-18 dan senior. Baru-baru ini sang pelatih memanggil gelandang Madura United, Ronaldo Kwateh untuk mengikuti Training Center.
Adanya panggilan tersebut, sontak membuat Ronaldo kaget. Dirinya bertekad untuk membuktikan kualitas sekaligus membayar kepercayaan pelatih Shin Tae-yong. Nama Ronaldo Kwateh termasuk dalam 36 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti TC.
Ronaldo Ikuti Training Center
Training center atau yang biasanya juga dikenal dengan pemusatan latihan adalah program kesukaan pelatih Shin dalam hal mempersiapkan anak asuhnya untuk bertanding disiplin dan maksimal.
Selain itu,pelatih Shin juga bisa memantau kebutuhan para pemain di lapangan. TC juga dilakukan dalam beberapa tahaup, sesuai dengan aktu dan jenis kompetisi yang akan dihadapi.
Ronaldo dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan bersama dengan para pemain Timnas yang sudah terdaftar sebelumnya. Adapun TC tahap kedua yang akan diikuti oleh Ronaldo adalah sampai 11 September 2021.
Tak menyangka bakal dipanggil oleh pelatih Timnas, Ronaldo bertekad agar tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini, Ronaldo Kwateh bertekad untuk tampil maksimal sepanjang pemusatan latihan nanti. Pemain berusia 16 tahun itu berjanji akan memberikan penampilan terbaik di hadapan Shin Tae-yong.
Kesempatan ini merupakan kesempatan emas yang harus dipertanggungjawabkan dengan maksimal oleh Ronaldo. Pelatih Shin Tae-yong akan memilih pemain terbaik untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 yang digelar pada 2023.
Sementara menunggu berakhirnya TC, sang pelatih masih melihat-lihat performa para pemain yang hendak direkrutnya suatu saat nanti. Shin Tae-yong masih punya banyak waktu untuk membentuk skuad Timnas Indonesia U-18.
Sebelumnya, Ronaldo Kwateh berhasil memecahkan rekor di BRI Liga 1 2021/2022. Dia mendapatkan predikat sebagai pemain termuda yang melakoni debut di Liga 1, yang merupakan kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Ronaldo Kwateh mendapat kepercayaan pelatih Rahmad Darmawan untuk menjadi starter Madura United saat menghadapi Persikabo 1973 pada laga BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (3/9/2021). Ronaldo bermain pada uisa 16 tahun 10 bulan dan 15 hari.
Pencapaian ini membuat Ronaldo Kwateh mengalahkan rekor sebelumnya milik Mochamad Supriadi. Ketika itu, Mochamad Supriadi mencatatkan debut di Liga 1 2019 bersama Persebaya Surabaya pada usia 17 tahun 3 bulan 1 hari.
Daftar Pemian Timnas Mengikuti TC
Barnabas Sobor – Persewangi, Ridyan Taufiq – Arema FC, Ardi Ardiana – ASAD 1313, Rafly Ramadan – Asprov Kepulauan Riau, Victor Hanung Redransyah – Asprov DIY, Rifqi Hanan Pratama – Asprov DIY, William Cassano Efraim M – Asprov DIY, Thiaz Tri Anugrah – Asprov Jawa Barat, I Made Putra Kaicen – Bali United.
Rakha Sabir Al Hady – Barito Putera, Yudha Editya Pratama – Borneo, Ronaldo Joybera R Junior – Madura United, Fernando Pamungkas – Persebaya, Marselino Ferdinan – Persebaya, Bramdani – Badak Lampung FC, Ruy Arianto – Persebaya, M Pandu Mahardika – Persib, Ferdiansyah – Persib, Firman Ramadhan – Persib.
Cahya Supriadi – Persija, Rayhan Utina – Persija, Syawal Ginting – Persija, Resa Aditya Nugraha – Persija, I Putu Dipta Yogi Arta – Persis Solo, Muhammad Faqih Maui-Ana – Persis Solo, Nadhif Giresta – Persis Solo, Hanif Dida Hayuna – PSIS.
Guntur Aji Saputro – PSIS, Meuthio Pauriza – PSM Makassar, Edgard Amping – PSM Makassar, Rafli Asrul – PSM Makassar, Jerimy Arianto – PSP Padang, Raka Octa Bernanda – PSS Sleman, Genta Pramudiya – PSS Sleman, Firman Juliansyah – Semen Padang, Aji Fajri – Persis Solo
