Piala presiden – Meskipun aktivitas sepak bola Indonesia terhenti karena pandemi Covid-19, namun semua tim berharap dapat melanjutkan Liga 1 maupun Liga 2 meskipun tanpa suporter. Klub asal Malang, Arema FC merupakan salah satu klub yang awalnya masih berharap Liga 1 tetap dilanjutkan tahun ini. Namun, karena belum dapat izin dari pihak Kepolisian dengan alasan menghindari kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran virus corona akhirnya pihak Arema memastikan tidak akan ada aktivitas sampai akhir tahun ini.
Arema FC Liburan Panjang
Ketua umum Arema FC, Ruddy Widodo baru saja memastikan bahwa tim yang diasuh oleh Carlos Carvalho De Oliveira tersebut akan libur hingga awal tahun 2021. Namun, sebelum diliburkan Ruddy Widodo telah berkonsultasi dengam tim pelatih mengenai susunan program tim untuk peraiapan lanjutan Liga 1 tahun depan. Sementara itu, Ruddy Widodo juga membocorkan bahwa skuad Arema FC bakal mulai menggelar latihan perdananya pada tanggal 4 Januari 2021. Kebijakan tersebut sudah merupakan hasil pertimbangan bersama, apalagi menjelang akhir tahun adalah libur panjang nasional. Bertepatan dengan hari raya natal dan tahun baru membuat Ruddy Widodo beserta tim pelatih menetapkan bulan Januari sebagai waktu yang tepat memulai latihan. Para pemain Arema boleh merasa sesikit lega karena sudah menerima kepastian libur hingga akhir tahun saja. Sebelumnya para pemain masih diambang kebingungan apalagi setelah dibatalkannya rencana lanjutan liga 1 hingga 5 kali.
Rencana Awal Tahun
Untuk memulai lanjutan liga 1 awal tahun depan, Arema mengeluarkan kabar mengejutkan dengan melepas dua pemain pentingnya. Mereka adalah Hendro Siswanto dan juga Johan Anmat Farizi. Kedua pemain ini berniat mengikuti kursus kepelatihan. Sehingga terpaksa meninggalkan klub demi mengikuti langkah awal karirnya di dunia kepelatihan yang akan dimulai pada pertengahan Januari 2021.
Rencananya Siawanto dan Ahmat farizi akan memulai kursua kepelatihan lisensi C AFC, lalu melanjutkannya ke B dan A hingga pada AFC Pro. Dalam hal ini PSSI maupun Klub tidak bisa melarang pemainnya yang ingin mengikuti kursus kepelatihan, karena jadwal lanjutan liga 1 baru bergulir tahun depan.
